Rais Aam Resmi Instruksikan Tim Pencari Fakta Usut Kegaduhan NU

9 hours ago 6
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar (antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, akhirnya buka suara terkait dinamika yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Berbagai informasi yang berseliweran, dinilai perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kegaduhan lebih jauh di internal NU.

Untuk itu, Miftachul menegaskan bahwa PBNU akan membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) guna menelusuri seluruh isu yang berkembang secara menyeluruh dan mendalam.

"Wakil Rais Aam PBNU KH. Anwar Iskandar dan KH. Afifuddin Muhajir akan menjadi Pengarah dalam Tim Pencari Fakta dimaksud," ujar Miftachul dalam keterangannya,dikutip Minggu, (30/11/2025).

Sebagai langkah pendukung, ia meminta agar implementasi program Digdaya Persuratan Tingkat PBNU ditangguhkan sementara hingga proses investigasi TPF selesai. Sementara itu, pelaksanaan program di tingkat PWNU dan PCNU tetap berjalan seperti biasa.

"Sedangkan, implementasi Digdaya Persuratan Tingkat PWNU dan PCNU tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya," jelasnya.

Miftachul juga mengingatkan kembali pentingnya berpegang pada nilai-nilai Khittah Nahdlatul Ulama dalam menyikapi dinamika organisasi. Menurutnya, seluruh pihak harus mengutamakan kepentingan bersama dan menjaga martabat NU.

Ia menekankan pentingnya kejujuran, ketulusan, serta kebijaksanaan dalam bersikap, terutama ketika organisasi tengah menghadapi ujian.

"Menjadi sangat penting bagi semua pihak untuk mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi, serta meluhurkan kemuliaan moral (al-akhlaq al-karimah), dan menjunjung tinggi kejujuran (ash-shidqu) dalam berfikir, bersikap dan bertindak," tegasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |