Diplomasi Parlemen Konsisten Perjuangkan Palestina, Irine Yusiana Roba Putri: Kemerdekaan Palestina Adalah Perintah Konstitusi Indonesia

2 hours ago 3
Irine Yusiana Roba Putri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah eskalasi konflik yang terus memanas dan kebuntuan jalur politik di Timur Tengah, parlemen Indonesia kembali menegaskan posisi tegasnya di kancah internasional. Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menyatakan bahwa diplomasi parlemen kini menjadi instrumen krusial untuk menjaga agar isu kemerdekaan Palestina tetap menjadi agenda prioritas dunia.

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa delegasi Indonesia secara konsisten menggunakan setiap panggung di forum internasional untuk menyuarakan hak-hak rakyat Palestina. Menurutnya, dukungan ini bukan sekadar manuver politik luar negeri biasa, melainkan implementasi langsung dari nilai-nilai luhur yang tertanam dalam dasar negara Indonesia.

“Delegasi Indonesia tidak pernah berhenti membicarakan kemerdekaan Palestina. Karena kita meyakini bersama bahwa ini bukan saja hak rakyat Palestina, tetapi bagi Indonesia sendiri menjadi perintah undang-undang,” kata Irine dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/2/2026).

Irine merujuk pada Pembukaan UUD 1945 yang secara eksplisit menyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Landasan hukum tertinggi inilah yang menjadi motor penggerak bagi setiap legislator Indonesia saat berhadapan dengan parlemen dari negara-negara lain.

Bagi Indonesia, perjuangan membela Palestina adalah hutang sejarah sekaligus tanggung jawab moral yang melintasi batas-batas agama maupun etnis. Hal ini merupakan komitmen kemanusiaan universal yang tidak bisa ditawar.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |