Waspada Penumpang Gelap Reformasi Polri, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Ingatkan Agenda Dendam Politik dan Eksistensi Pribadi

2 hours ago 2
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengeluarkan peringatan keras di tengah menguatnya wacana percepatan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mensinyalir adanya potensi "penumpang gelap" yang mencoba menunggangi agenda pembenahan institusi kepolisian untuk kepentingan pribadi maupun kelompok politik tertentu.

Peringatan ini muncul seiring dengan meningkatnya tekanan publik terhadap kinerja Polri dalam beberapa waktu terakhir. Habiburokhman menekankan bahwa meskipun kritik diperlukan, proses reformasi harus tetap berlandaskan koridor konstitusi dan tidak boleh disusupi oleh agenda tersembunyi yang bersifat destruktif.

“Kita harus mewaspadai penumpang gelap reformasi Polri. Mereka adalah oknum-oknum yang mengklaim mendorong percepatan reformasi, namun ternyata memiliki agenda lain seperti dendam politik ataupun eksistensi pribadi yang berlebihan,” ujar Habiburokhman dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Politisi Partai Gerindra ini secara khusus menyoroti pihak-pihak yang belakangan ini sangat vokal melontarkan kritik tajam. Menurutnya, potensi penumpang gelap ini tidak hanya berasal dari pihak luar, melainkan juga bisa datang dari lingkungan internal, termasuk para mantan pejabat yang sebelumnya memiliki kewenangan besar untuk menentukan kebijakan Polri.

Habiburokhman menyayangkan sikap sejumlah oknum yang kini vokal, namun dinilai tidak menunjukkan langkah konkret saat mereka masih menjabat di posisi strategis. Ia juga mencium adanya narasi yang sengaja dibangun untuk menyudutkan institusi Polri tanpa didasari fakta dan data yang kuat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |