Konten SPPG yang kini viral dan menuai kritikan tajam.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah unggahan dari akun Threads @kabarmahasiswa.id menjadi perhatian publik setelah memposting konten yang menuai kontroversi.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut konten tersebut sebagai konten terburuk sepanjang 2026.
Akun itu juga menyinggung dugaan bahwa pihak SPPG Sidanegara 02 menjadikan penderitaan rakyat Palestina sebagai bahan konten demi meningkatkan citra program MBG.
“Tega-teganya SPPG Sidanegara 02 jadikan penderitaan rakyat Palestina sebagai bahan konten naikkan citra MBG," tulis akun tersebut dikutip fajar.co.id, Rabu (18/3/2026).
Konten tersebut kemudian viral dan memancing berbagai reaksi dari warganet.
Isu Sensitif Picu Reaksi Keras
Konten yang diunggah menampilkan narasi yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi kemanusiaan, khususnya terkait situasi di Palestina. Hal ini membuat banyak netizen merasa geram.
Sebagian warganet menilai bahwa isu kemanusiaan seharusnya tidak dijadikan alat untuk kepentingan pencitraan, apalagi dalam konteks program pemerintah atau lembaga tertentu.
Komentar Netizen: Dari Kritik hingga Sindiran Tajam
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai tanggapan. Salah satunya datang dari akun @kosmika.dirgantara yang mengkritik kualitas sumber daya manusia dan pendanaan program tersebut.
“Melihat kelakuan para pelaksana yang terekspos, sudah jelas kan gimana kualitas SDM dan pendanaannya?” sesalnya.
Ia juga menyinggung soal penggunaan anggaran publik.
“MBG itu dibayar pakai duit rakyat dari pajak! Yang ngaku relawan (tapi digaji) itu dibayar sama rakyat!," lanjutnya.
Komentar lain datang dari akun @sari_rifa88 yang memberikan sudut pandang berbeda.

















































