Taspen Perketat Pencairan Gaji Pensiun 2026, Pensiunan PNS Wajib Otentikasi Digital atau Lewat Mitra Bayar

10 hours ago 6
Ilustrasi pensiunan PNS dan Taspen (AI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Taspen (Persero) menegaskan bahwa mulai tahun 2026, seluruh pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib melakukan otentikasi identitas sebagai syarat pencairan gaji pensiun. Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah pengamanan untuk memastikan dana pensiun benar-benar diterima oleh pihak yang berhak, sekaligus memperkuat tata kelola penyaluran dana pensiun negara.

Otentikasi menjadi bagian penting dari sistem pengendalian risiko yang diterapkan Taspen di tengah meningkatnya kompleksitas penyaluran dana pensiun, baik dari sisi jumlah penerima maupun potensi penyalahgunaan identitas.

Melalui mekanisme verifikasi berkala, Taspen memastikan status penerima pensiun tetap valid, hidup, dan sesuai dengan data kependudukan yang tercatat.

Taspen menjelaskan bahwa proses otentikasi awal pencairan pensiun berfungsi sebagai instrumen pencegahan terhadap penyaluran dana kepada pihak yang tidak berwenang.

Dengan sistem ini, potensi pembayaran gaji pensiun kepada penerima yang sudah tidak memenuhi syarat dapat ditekan, sehingga dana negara tetap tepat sasaran.

Kebijakan ini juga berkaitan dengan upaya modernisasi layanan pensiun berbasis digital yang selama beberapa tahun terakhir terus dikembangkan.

Taspen menilai, tanpa verifikasi yang terstruktur dan berkala, risiko kesalahan pembayaran akan semakin besar, terutama pada kelompok penerima pensiun yang tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi administrasi yang beragam.

Dalam implementasinya, Taspen menetapkan jadwal otentikasi yang berbeda berdasarkan kategori penerima pensiun. Penerima tunjangan veteran serta janda atau duda veteran diwajibkan melakukan otentikasi setiap bulan.

Sementara itu, janda, duda, atau anak yatim piatu dari PNS non-veteran dijadwalkan melakukan otentikasi setiap dua bulan. Adapun pensiunan PNS tanpa tunjangan keluarga diwajibkan melakukan otentikasi setiap tiga bulan.

Taspen menegaskan bahwa keterlambatan melakukan otentikasi dapat berdampak langsung pada penyaluran gaji pensiun. Jika penerima tidak melakukan verifikasi sesuai jadwal, pembayaran pensiun berpotensi tertunda.

Bahkan, apabila otentikasi tidak dilakukan hingga tiga kali berturut-turut, Taspen berwenang melakukan pemblokiran sementara pencairan dana sampai proses verifikasi diselesaikan.

Untuk memudahkan pensiunan, Taspen menyediakan dua jalur otentikasi yang dapat dipilih sesuai kondisi masing-masing penerima. Jalur pertama dilakukan secara digital melalui aplikasi Andal by Taspen.

Pensiunan cukup mengunduh aplikasi tersebut melalui telepon pintar, memasukkan nomor Taspen, lalu mengikuti panduan pemindaian wajah sebagai bagian dari verifikasi biometrik.

Metode ini memungkinkan otentikasi dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Bagi pensiunan yang belum terbiasa dengan layanan digital, Taspen tetap membuka opsi otentikasi melalui mitra bayar, seperti bank penyalur atau kantor pos.

Penerima cukup mendatangi mitra bayar terdekat dengan membawa dokumen identitas, seperti KTP dan kartu penerima pensiun (KARIP). Petugas akan membantu proses verifikasi secara langsung hingga selesai.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |