Mendagri Minta Pemda Pangkas Perjalanan Dinas, Lagi-lagi Efisiensi Anggaran

5 hours ago 3

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan efisiensi anggaran. Salah satu itemnya perjalanan dinas.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam jumpa pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Pada Rabu, 25 Maret 2026 di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan.

"Kalau dari dulu saya sudah menyampaikan untuk efisiensi kepala daerah. Saya akan menekankan lagi efisiensi, terutama efisiensi anggaran," kata Tito.

Tito menyebut pemerintah daerah perlu memangkas sejumlah kegiatan yang tak perlu. Seperti perjalanan dinas, dan mengalihkan anggarannya untuk program-program pro rakyat.

"Terutama perjalanan dinas yang tidak perlu, dari dulu saya sampaikan. Jadi uangnya diarahkan untuk program yang pro rakyat,” ujarnya.

Dia memberi gambaran efisiensi saat pandemi Covid-19 melanda. 

"Mekanisme pada waktu Covid itu, misalnya, lampu dimatikan dulu, jangan ninggalin kantor saat lampu hidup, AC masih hidup," ujar Tito.

Bukan Pertama Kalinya

Tito sudah beberapa kali menyampaikan hal serupa. Anggaran perjalanan dinas Pemda pun, sebenarnya sudah dikurangi separuh.

Pada akhir 2024, Tito mengatakan, pihaknya akan terus me-review APBD 2025 milik daerah. Sesuai hasil rapat dengan Menteri Keuangan kala itu, Sri Mulyani, alokasi perjalanan dinas akan dikurangi separo. Bukan hanya di kementerian/lembaga, melainkan juga pemda.

”Saya juga sudah meminta Dirjen keuangan daerah. Nanti kita pelototi anggaran-anggaran perjalanan dinas ataupun belanja-belanja yang tidak efisien,” ujarnya dalam rapat koordinasi keuangan daerah dan penyerahan APBD Award di Grand Sahid Jakarta kemarin (18/12).

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |