Kapal tanker Thailand melintas dengan aman di Selat Hormuz.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kapal tanker Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. Kapal milik Bangchak Corporation itu melintas pada Senin, 23 Maret 2026.
Itu dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow. Dia mengatakan bahwa kapal tanker itu lolos setelah berdiplomasi dengan Iran.
Saya meminta agar jika kapal-kapal Thailand perlu melintasi selat tersebut, apakah mereka bisa membantu memastikan perjalanan yang aman? kata Sihasak kepada wartawan pada Selasa (24/3/2026) malam.
“Mereka merespons bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami untuk memberikan nama-nama kapal yang akan melintas," sambungnya.
Hal tersebut menunjukkan hubungan Thailand dengan Iran. Pihak Iran bahkan mengonfirmasinya secara resmi.
Iran menyebut Thailand sebagai teman. Sehingga punya tempat yang istimewa.
“Teman memiliki tempat yang istimewa,” demikian pernyataan tersebut.
Nasib Kapal Pertamina
Dua kapal tanker minyak Pertamina diketahui tertahan si Selat Hormuz. Beda dengan Thailand, dua kapal itu belum lolos.
Dua kapal tersebut diketahui VLCC Pertamina Pride. Serta MT Gamsunoro.
Posisi keduanya masih di area Teluk Arab atau Teluk Oman.
Pihak Pertamina mengonfirmasi kapal tersebut aman. Meski belum lolos.
"Hingga 12 Maret 2026, kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selar Hormuz. Keduanya dalam kondisi aman dan terus dalam pemantauan intensif," jelas akun resmi Instagram @pertaminainternationalshipping.
Tempuh Diplomasi
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pihak Indonesia sedang menempuh jalur diplomasi. Terkait dua kapal yang tertahan.


















































