FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sosok pria asal Batujajar, Hendrik Irawan, mendadak viral di media sosial setelah mengaku memperoleh penghasilan hingga Rp6 juta per hari.
Pengakuan tersebut memicu reaksi keras warganet, terlebih setelah video dirinya berjoget diunggah melalui akun TikTok pribadinya.
Video itu disebut direkam di kantor pusat Badan Gizi Nasional. Dalam unggahan tersebut, Hendrik terlihat menari dengan ekspresi penuh kegembiraan sambil berinteraksi dengan pengikutnya di kolom komentar.
Ia kemudian menuliskan nominal pendapatan hariannya. Pernyataan singkat itu justru memicu spekulasi dari publik.
Pengakuan Rp6 Juta Picu Amarah Netizen
Warganet menganggap angka tersebut tidak wajar untuk seorang mitra program MBG.
Berbagai asumsi pun bermunculan, termasuk dugaan bahwa pendapatan tersebut berasal dari program sosial pemerintah.
Narasi negatif pun menyebar cepat di berbagai platform media sosial.
Aksi joget yang dianggap pamer penghasilan di tengah kondisi ekonomi sulit dicap tidak etis oleh sebagian warganet.
Hendrik sendiri mengaku tidak menyangka unggahan singkat tersebut akan berbuntut panjang hingga memicu polemik.
Hendrik Tempuh Jalur Hukum
Merasa menjadi sasaran hujatan, Hendrik akhirnya mengambil langkah hukum.
Ia melaporkan dua akun media sosial ke pihak kepolisian karena dianggap menyebarkan video tanpa izin serta melontarkan caci maki.
Ia mendatangi Polres Cimahi untuk membuat laporan resmi. Hendrik mengaku mengalami tekanan mental akibat tudingan yang beredar.
"Ada akun instagram yang membabi buta mencaci maki saya," ujar Hendrik dikutip fajar.co.id, Senin (23/3/2026).


















































