Usai Viral Kasusnya, Tukang Es Gabus Terima Banyak Bantuan

14 hours ago 4
Penjual es dan aparat yang salah tuduh. (INT)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota kepolisian dan TNI menuding pedagang es kue jadul menggunakan bahan berbahaya viral di media sosial.

Usai video ini viral dan mendapat kritik dari masyarakat pihak yang terlibat telah melakukan permintaan maaf secara publik.

Viralnya kasus Suderajay mengundang beberapa orang untuk memberikan bantuan kepada dirinya. Sebut saja dari Gunernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang lebih dikenal dengan KDM.

Selain itu ada pula bantuan dari Pemkab Bogor berupa sembako dan bantuan langsung dari Kapolres Depok Kombes Abdul Waras.

Dalam video yang beredar, Kombes Abdul tampak menyambangi kediaman Suderajat dan mengantarkan satu unit motor dan uang.

“Kami berikan sedikit bantuan terhadap Bapak Suderajat berupa motor dan sedikit tambahan (uang) untuk menambah usaha Bapak Suderajat,” ungkapnya dikutip Selasa (26/1/2026).

Hadiah ini disambut dengan haru oleh Suderajat dan keluarganya yang tinggal di daerah gang di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, usai dagangannya disebut berbahaya Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Hasilnya, polisi memastikan es kue jadul yang dijual pedagang tersebut aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.

Untuk memastikan hasil pemeriksaan lebih akurat, polisi turut mengirimkan sampel es kue gabus ke Dinas Kesehatan serta Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.
Selain itu, penyidik dari unit Kriminal Khusus (Krimsus) juga menelusuri langsung lokasi pembuatan es kue tersebut di wilayah Depok. (Elva/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |