Prabowo Bahas Konflik Iran hingga Board of Peace di Depan SBY, Jokowi dan JK — Ini Dampaknya untuk Indonesia

2 hours ago 3

FAJAR.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis selama tiga setengah jam di Istana Merdeka dengan mantan presiden, wakil presiden, dan tokoh nasional untuk membahas eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta posisi Indonesia dalam forum internasional Board of Peace.

Dalam forum tertutup tersebut, Prabowo menegaskan bahwa konflik yang terjadi bukan sekadar persoalan regional, melainkan memiliki implikasi luas terhadap harga energi dunia, rantai pasok global, dan stabilitas ekonomi negara berkembang termasuk Indonesia.

"Pemerintah terus memantau situasi dan telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kepentingan nasional di tengah rivalitas kekuatan besar," jelas Prabowo saat memaparkan kondisi geopolitik terkini.

Diskusi dengan Para Tokoh Nasional dan Implikasi Diplomasi

Sejumlah tokoh penting hadir dalam pertemuan itu, antara lain Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Mereka memberikan pandangan strategis berdasarkan pengalaman dalam menghadapi dinamika global yang kompleks.

Seorang peserta menyampaikan bahwa forum ini mencerminkan semangat persatuan nasional dalam menghadapi tantangan eksternal, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan diplomasi Indonesia agar tidak terjebak dalam polarisasi kekuatan global.

Board of Peace dan Peran Indonesia di Kancah Internasional

Selain membahas konflik Iran, Prabowo juga menguraikan keterlibatan Indonesia dalam forum internasional Board of Peace yang bertujuan membuka ruang dialog dan mendorong penyelesaian damai konflik global.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |