Siswa SD Akhiri Hidup Akibat Miskin Ekstrem, Gubernur Melki Klaim Sudah Kerja Keras Bangun NTT

3 hours ago 3
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, merasa malu ada warganya sampai harus mengakhiri hidup karena miskin.

Hal ini terkait kasus seorang anak 10 tahun, YBS, murid kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Ngada diduga bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pulpen.

Melki menilai ada kegagalan sistem yang ada di pemerintah provinsi, Kabupaten Ngada, hingga ke tingkat bawah.

"Sebagai gubernur NTT tentunya saya berduka cita mendalam dengan kejadian di Jerebuu adik kita mesti meninggal karena kegagalan sistem yang ada di pemerintah provinsi, Kabupaten Ngada sampai ke tingkat bawah, tentu dengan perangkat sistem yang lain," katanya, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, kejadian ini merupakan tamparan keras bagi pemerintah Provinsi NTT yang selama ini sudah bekerja keras membangun NTT.

"Apapun kisahnya, ini merupakan tamparan keras bagi kemanusiaan kita, tamparan keras bagi semua yang sudah kita kerjakan," ujar dia.

"Ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," tambah dia.

Ia menambahkan, pihaknya tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa memilukan ini diduga dipicu oleh kemiskinan ekstrem, di mana korban merasa tertekan karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga kurang dari Rp10.000. Sebelum meninggal dunia, korban sempat menuliskan surat untuk ibunya.

Tragedi yang menimpa YBS mencuat setelah dilaporkan bahwa sang anak meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku dan pena seharga kurang dari Rp10 ribu. Namun permintaan itu tak terpenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Latar belakang siswa laki-laki berinisial YBS berusia 10 tahun itu dari keluarga dengan ekonomi sangat terbatas.

Ibu korban berinisal MGT, seorang janda yang bekerja sebagai petani sekaligus buruh serabutan. Dia sendirian bekerja untuk menghidupi lima orang anak.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |