Pertandingan PSM Makassar vs Dewa United. (Foto: Dokumentasi PSM Makassar)
Fajar.co.id, Parepare -- PSM Makassar kembali menelan kekalahan pahit di Liga 1 2025/2026, Sabtu (14/2) malam tadi.
Tim asuhan Tomas Trucha itu takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Gelora BJ Habibie. Kekalahan ini semakin menjerumuskan Juku Eja ke ambang zona degradasi.
Pelatih asal Ceko itu tampak kecewa berat. Ia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat permainan anak asuhnya yang dinilainya jauh dari kata memuaskan. Bahkan, sejak peluit awal dibunyikan, PSM terlihat tak berdaya.
"Sangat buruk. Sangat buruk dari awal pertandingan," ucap Trucha dengan nada getir.
Ia menggambarkan, para pemainnya seperti mengundang lawan untuk mencetak gol. "Kami cuma melihat Dewa United memainkan bola, itu seperti mengirimkan sinyal kepada mereka, kita sisa menunggu mereka mencetak gol," sesalnya.
Perbaikan di Babak Kedua Tak Cukup, Kartu Merah Perparah Keadaan
Memasuki babak kedua, situasi sempat membaik. Trucha melakukan sejumlah pergantian pemain. Penguasaan bola sedikit meningkat, tapi itu semua ternyata tidak cukup. Tekanan ke pertahanan Dewa United nyaris tak tercipta.
"Mungkin dalam hal penguasaan bola kami bisa sedikit lebih baik, namun tidak cukup untuk memberikan tekanan ke pertahanan Dewa United," jelasnya. Situasi makin runyam setelah Victor Luiz menerima kartu merah di menit ke-76. Bermain dengan sepuluh pemain, pertahanan PSM akhirnya jebol dua kali di menit-menit akhir.
Vinicius Duarte membuka keunggulan di menit 89. Tak lama berselang, Alex Martins menggenapkan keunggulan menjadi 2-0 di injury time. Kekalahan telak pun tak terhindarkan.
Permintaan Maaf untuk Suporter, Momentum Terbuang Sia-sia
Di atas puing-puing kekalahan, Tomas Trucha hanya bisa menyampaikan permintaan maaf. Ia merasa timnya gagal total memanfaatkan momentum kemenangan sebelumnya atas Biak.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































