Politisi Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Zainal Arifin Mochtar: Upaya Mengakhiri Independensi MK Demi Menguatkan Konservatif Otoritarianisme

17 hours ago 4

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Adies Kadir disetujui DPR RI sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini menuai protes karena Adies Kadir diketahui adalah politikus dari Partai Golkar.

Salah satu kritikan datang dari Pakar Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar. Pria yang karib disapa Uceng itu mengatakan, MK memang kini jadi sasaran untuk dirusak independensinya.

“Di dalam pidato pengukuhan saya, MK adalah sasaran empuk untuk semakin dirusak independensinya,” kata Uceng dikutip dari unggahannya di media sosial, Selasa (27/1/2026).

Sebab, Adies diproyeksikan jadi hakim MK menggantikan Arief Hidayat. Pengganti Arief sendiri sebenarnya sudah ada.

“Bayangkan, untuk pengganti prof Arief, kala itu sudah disepakati penggantinya Innocentius,” ujarnya.

Namun belakangan Innocentius digantikan. Usulan DPR RI malah mengusung Adies.

“Entah apa yang terjadi, Innocentius dicancel, masuklah orang satu ini. Masih ingat gak?” ujarnya.

Guru Besar Universitas Gadjah Mada itu mengaku tak tahu apa niat DPR. Tapi dia menduga ada upaya mengakhiri independensi MK.

“Entah apa yang mau dimainkan oleh DPR. Tapi bisik-bisiknnya adalah ini soal makin mengakhiri independensi MK,” ucapnya.

“Demi menguatkan konservatif otoritarianisme. Rusak!”

Adapun persetujuan DPR RI itu diambil dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan seluruh fraksi di Komisi III telah sepakat mendukung Adies Kadir sebagai hakim konstitusi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |