Petani Pegunungan Jadi Target Sindikat Maling Motor, Hasil Curian Laku dengan Harga Murah

2 hours ago 3
Kompol Benny Pornika saat menunjukkan puluhan motor curian terduga pelaku (Foto: Muhsin/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Sindikat maling motor lintas daerah di Sulsel menjadikan wilayah pegunungan dan daerah terpencil sebagai pasar utama sepeda motor hasil kejahatan mereka.

Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, motor-motor curian itu dijual murah kepada para petani.

Aksi sindikat tersebut terbongkar setelah aparat kepolisian menangkap empat terduga pelaku yang selama ini beraksi di sejumlah kabupaten di Sulsel.

Keempatnya masing-masing berinisial ABD (31), SL (38), SA (34), dan SS (32).

Pengungkapan kasus ini berawal dari banyaknya laporan kehilangan sepeda motor yang masuk ke Polres Bantaeng, Polres Bulukumba, hingga Polda Sulsel.

Sindikat Sudah Lama Beroperasi

Kasubdit Jatanras Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, menyebut pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama lintas satuan kepolisian di wilayah selatan Sulsel.

Dari penyelidikan itu, polisi mengidentifikasi jaringan terduga pelaku yang sudah lama beroperasi dan berulang kali melakukan pencurian.

"Pelaku yang diamankan untuk sementara kami amankan 4 pelaku kasus pencurian bermotor ini dan rekan 4 lagi masih DPO, masih dalam pengejaran," ujar Benny kepada awak media di Posko Resmob Polda Sulsel, kemarin.

Dikatakan Benny, penanganan kasus tersebut masih terus dikembangkan karena sebagian laporan polisi masih ditangani oleh satuan kewilayahan.

"Jadi untuk kasus ini masih berproses di Polres Bulukumba dan Polres Bantaeng," sebutnya.

35 Motor Disita Polisi

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut menyita puluhan unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil pencurian dari berbagai lokasi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |