Penembakan di KM 50 Freeport Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur

8 hours ago 6
Tangkapan layar- Prajurit TNI mengevakuasi rekannya ke ambulans

FAJAR.CO.ID, MIMIKA -- Insiden penembakan kembali terjadi di wilayah operasional PT Freeport Indonesia, tepatnya di areal KM 50, Kabupaten Mimika.

Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa dan membuat situasi di sekitar lokasi sempat mencekam.

Awalnya, di KM 50 Tembagapura personel Koramil 1710-04/Tembagapura dan satu personel Denkav 3/SC singgah untuk buang air kecil.

Tidak berselang lama, sekitar sepuluh orang diduga anggota OPM front Bersenjata keluar dari hutan.

Mereka disebut langsung melakukan aksi penembakan terhadap tiga anggota TNI yang mengakibatkan satu meninggal dunia dan dua luka luka.

Tiga Korban Penembakan

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan adanya korban dalam kejadian itu.

Ia menyebut total tiga orang terdampak dalam insiden tersebut.

Dua di antaranya merupakan personel TNI dari Kodim 1710/Mimika.

Satu prajurit dinyatakan gugur, sementara dua lainnya mengalami luka di bagian wajah dan kini mendapatkan penanganan medis.

Masing-masing korban bernama Sertu Arifin (meninggal dunia), Sertu Hendrikus mengalami dan Pratu Hardiansyah mengalami luka-luka.

Selain anggota TNI, seorang warga sipil juga menjadi korban.

Saat ini yang bersangkutan tengah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di Klinik Kuala Kencana.

Aparat Keamanan Siaga

Kapendam memastikan aparat keamanan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

“Untuk kronologis lengkap, kami masih berkoordinasi dengan satuan terkait,” ujar Tri, Rabu (11/2/2026).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |