NICE dan Akses Tol Dorong Daya Tarik PIK2, Pra Penjualan PANI 2025 Tembus Target

2 hours ago 3
NICE PIK2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi salah satu penggerak utama aktivitas kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).

Fasilitas MICE berskala nasional dan internasional tersebut memperkuat ekosistem kawasan sekaligus mendorong minat pasar terhadap produk hunian dan komersial di sekitarnya.

Di tengah penguatan ekosistem tersebut, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025 atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan.

Kinerja ini menunjukkan strategi pengembangan kawasan PIK2 tetap efektif di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian siklus industri properti nasional.

Kontribusi terbesar pra penjualan berasal dari segmen residensial dengan nilai Rp2,0 triliun atau sekitar 47 persen. Sementara itu, kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun atau 28 persen, disusul produk komersial sebesar Rp1,07 triliun atau 25 persen.

Capaian tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kawasan setelah NICE mulai beroperasi.

Hingga akhir 2025, NICE telah menyelenggarakan 16 event berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung yang dapat mencapai sekitar 100.000 orang untuk acara besar. Fasilitas parkir yang mampu menampung sekitar 7.500 kendaraan juga memperkuat fungsi NICE sebagai anchor asset sektor MICE.

Selain itu, peningkatan aksesibilitas kawasan PIK2 melalui Jalan Tol KATARAJA semakin memperkuat daya tarik kawasan.

Jalan tol tersebut menghubungkan PIK2 secara langsung dengan jaringan utama Jabodetabek, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh sekitar tujuh menit, serta didukung konektivitas transportasi publik yang kian matang.

Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma menyampaikan bahwa capaian pra penjualan 2025 tidak terlepas dari pendekatan pengembangan yang berhati-hati dan terukur.

“Kami memandang tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat,” terang Sugianto.

Ia mengatakan, perseroan tetap menjaga arah pertumbuhan di tengah perubahan kondisi ekonomi dan pasar.

“Di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian daya beli, PANI tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar dia.

Sugianto menilai, strategi pengembangan kawasan yang terintegrasi masih mendapatkan respons positif dari pasar.

“Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” jelas Sugianto.

Ke depan, PANI akan melanjutkan strategi pengembangan yang prudent dengan orientasi jangka panjang.

“Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent, dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan dan optimalisasi portofolio produk,” tandas dia.

Sebagai pengembang kawasan terintegrasi, PANI menilai penguatan ekosistem PIK2, mulai dari fungsi MICE, aksesibilitas infrastruktur, hingga ketersediaan produk hunian dan komersial akan menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan permintaan. (Pram/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |