Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G),
Iman Zanatul Haeri
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) merespons soal Kementerian Agama tak kunjung membayar tunjangan profesi guru dan dosen.
“Berarti yang baru lulus PPG dan Serdos (Guru dan Dosen), gak akan cair sampe anggarannya ada. Dan kapannya belum jelas,” kata Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Selasa, (27/1/2026).
Mereka yang tak dibayar yakni guru madrasah dan dosen di bawah Kemenag.
“Bulan Januari belum beres, dampak seretnya anggaran pendidikan sudah terasa. Gelap,” tandasnya.
Dalam Surat Kementerian Agama disebutkan bahwa anggaran TPG/TPD dalam APBN 2026 belum mencakup pembayaran sertifikasi.
“Alokasi anggaran TPG/TPD dalam APBN TA 2026 Kementerian Agama belum mencakup pembayaran TPG/TPD bagi guru/dosen yang lulus sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) atau sertifikasi dosen tahun 2025 baik PNS, PPPK, maupun nonPNS,” tulis dalam surat Kemenag tertanggal 27 Januari 2026.
“Demi menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, pembayaran TPG/TPD bagi guru/dosen yang lulus PPG/sertifikasi dosen tahun 2025 baik PNS, PPPK, maupun non-PNS belum dapat dilakukan sampai dengan tersedianya alokasi anggaran dan/atau adanya kebijakan lebih lanjut,” lanjut dalam tugas.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam diminta melakukan penghitungan kebutuhan anggaran TPG/TPD bagi guru/dosen yang lulus PPG/sertifikasi dosen tahun 2025 baik PNS, PPPK, maupun non-PNS secara rinci dan akurat (by name by address) untuk diajukan kepada Inspektorat Jenderal guna direviu sebagai dasar pengajuan tambahan anggaran (ABT) kepada Kementerian Keuangan. Suara Kokpit 2 Jam Terekam, KNKT Selangkah Lagi Bongkar Penyebab Jatuhnya Pesawat ATR 42-500.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































