Fajar.co.id, Kanada -- Pemerintah Kanada mengumumkan sejumlah langkah keamanan perbatasan yang ketat menjelang Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan migrasi tidak teratur dan klaim suaka selama turnamen berlangsung. Intinya, punya tiket pertandingan belum tentu jadi jaminan Anda bisa memasuki wilayah Kanada.
Pintu Masuk Dijaga Ketat, Personel Ditambah
Melalui badan imigrasi dan layanan perbatasan (IRCC dan CBSA), otoritas akan memperketat proses penyaringan visa. Mereka tak main-main. Personel keamanan akan ditambah di bandara-bandara utama dan perlintasan darat. Maskapai penerbangan pun akan dibebani tanggung jawab lebih besar untuk memastikan dokumen penumpang mereka lengkap dan valid.
Pemerintah Kanada secara tegas menyatakan bahwa kepemilikan tiket pertandingan tidak menjamin masuk ke wilayah Kanada.
"Pengunjung yang melanggar izin tinggal atau overstay juga diperingatkan dapat menghadapi larangan visa di masa depan," tegas pernyataan resmi pemerintah.
Visa Bisa Lama, Pesan dari Industri Pariwisata
Di sisi lain, ada sedikit kelonggaran untuk para pekerja resmi turnamen. Kebijakan yang membebaskan sebagian pekerja terakreditasi FIFA dari izin kerja tetap berlaku hingga Juli 2026. Namun bagi turis biasa dan suporter, prosesnya bisa lebih rumit. Pelaku industri pariwisata dan perhotelan sudah disarankan untuk mengingatkan staf dan tamu internasional agar segera memeriksa persyaratan visa.
Waktu pemrosesan diprediksi akan membengkak, terutama saat lonjakan aplikasi terjadi pada akhir musim semi nanti. Jadi, jangan menunda-nunda.
Kekhawatiran di Balik Kebijakan Ketat
Lalu, apa yang mendasari langkah tegas ini? Kekhawatirannya nyata. Sepanjang 2024 saja, Kanada sudah memproses lebih dari 173 ribu permohonan suaka. Pembuat kebijakan waswas angka itu bisa meledak tak terkendali jika aturan perjalanan dikendurkan selama pesta sepak bola terbesar di dunia itu.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































