Drama Adu Penalti Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Bangga Skuad Garuda Mampu Imbangi Iran Hingga Babak Tambahan

10 hours ago 6
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan rasa bangga yang besar usai membawa skuad Garuda menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026.(foto:Herry/kemenpora.go.id)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya meskipun skuad Garuda harus puas keluar sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026. Dalam laga final dramatis yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/12), Indonesia memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah tipis dari raksasa futsal Asia, Iran.

Pencapaian ini tercatat sebagai sejarah baru bagi perkembangan futsal tanah air. Meski gagal mengangkat trofi, performa Mochammad Iqbal dan kawan-kawan sepanjang turnamen dinilai menunjukkan progres yang sangat signifikan di bawah tangan dingin pelatih asal Spanyol tersebut.

Apresiasi Tinggi untuk Perjuangan Pemain

Souto mengawali pernyataannya dengan memberikan apresiasi setinggi langit kepada anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencapai partai puncak bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari proses latihan panjang dan disiplin tinggi yang telah dijalani tim.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada pemain kami yang sudah melakukan pekerjaan hebat. Mereka sudah bekerja lama dengan saya,” ujar Souto selepas laga final Indonesia kontra Iran di Indonesia Arena, Jakarta.

Bagi Souto, perjalanan Indonesia hingga mampu merepotkan Iran di laga puncak adalah sesuatu yang luar biasa. Ia menyebut bahwa secara teknis, Indonesia sebenarnya memiliki peluang besar untuk keluar sebagai pemenang dalam berbagai skenario pertandingan.

“Tim ini sulit dipercaya. Hari ini kami mencapai final dan punya kesempatan untuk menang dalam 45 menit, extra time, hingga adu penalti,” katanya menambahkan.

Soroti Keberhasilan Jebol Gawang Iran 5 Kali

Pelatih yang dikenal ekspresif ini juga mengungkapkan bahwa perkembangan mental dan taktik pemain Indonesia telah mendapat perhatian luas, bahkan dari negara-negara pesaing. Meski mengakui masih ada beberapa kekeliruan teknis, Souto enggan terlalu meratapi hal tersebut.

“Mungkin tidak ada yang percaya. Saya rasa semua negara mendukung kami. Pemain berkembang banyak. Ada banyak kesalahan, tapi saya tidak mau membahas kesalahan,” sebut Souto dengan tegas.

Dibandingkan mengkritik kekurangan, Souto lebih memilih menyoroti aspek ofensif timnya. Baginya, mampu menyarangkan lima gol ke gawang tim sekelas Iran adalah sebuah prestasi tersendiri yang membuktikan ketajaman lini serang Indonesia di level Asia.

“Yang ingin saya bahas adalah cara kami menjebol gawang Iran lima kali,” terang Souto penuh percaya diri.

Drama Final yang Menegangkan

Sebagaimana diketahui, laga final tersebut berlangsung sangat ketat. Timnas Futsal Indonesia memaksa Iran bermain imbang 5-5 hingga babak perpanjangan waktu (extra time) berakhir. Sayangnya, dalam babak adu penalti yang penuh tekanan, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 4-5.

Menutup pernyataannya, Hector Souto kembali menekankan rasa cintanya pada tim ini dan dedikasinya untuk publik futsal tanah air. Perolehan medali perak ini ia persembahkan bagi seluruh pendukung yang telah memenuhi stadion dan mendoakan dari rumah.

“Untuk Indonesia, saya bangga,” pungkasnya.

Prestasi sebagai runner-up ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Timnas Futsal Indonesia untuk terus konsisten di level elit Asia dan mengejar tiket menuju Piala Dunia Futsal di masa mendatang. (zak/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |