Dari Materai hingga Arsip Lama, Mengapa Isu Ijazah Jokowi Terus Muncul?

3 hours ago 4
Joko Widodo (Jokowi) pada Rakernas PSI di Makassar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Isu keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuat ke ruang publik. Meski telah berulang kali diklarifikasi oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pihak berwenang, polemik ini seolah tak pernah benar-benar mereda.

Terbaru, perdebatan dipicu oleh sorotan terhadap jenis materai yang tertera pada ijazah Jokowi, yang disebut berbeda dengan milik sebagian alumni seangkatannya. Namun, di luar soal teknis tersebut, muncul pertanyaan lebih besar: mengapa isu ijazah Jokowi terus berulang?

Administrasi Kampus Era Lama Jadi Celah Tafsir

Salah satu faktor utama yang kerap memicu perdebatan adalah perbedaan praktik administrasi kampus pada era 1980-an hingga 1990-an. Pada masa itu, standar dokumen akademik belum seketat dan seseragam sekarang.

Penggunaan materai, format ijazah, hingga tata letak tanda tangan kerap berbeda antar fakultas, bahkan antar mahasiswa dalam satu angkatan. Perbedaan inilah yang kemudian, ketika dilihat dengan kacamata administrasi masa kini, dianggap sebagai kejanggalan.

Padahal, menurut sejumlah pihak, variasi tersebut merupakan praktik yang lazim pada masanya dan tidak serta-merta menunjukkan pemalsuan dokumen.

Minimnya Literasi Arsip dan Sejarah Administrasi

Isu ini juga dinilai diperparah oleh minimnya literasi publik terkait sistem arsip pendidikan lama. Banyak perdebatan di media sosial muncul dari perbandingan visual semata, tanpa memahami konteks historis dan prosedur administratif yang berlaku puluhan tahun lalu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |