Waspada, Saldo Rekening Bisa Ludes Hanya karena Buka Foto di WhatsApp, Ini Modus Terbarunya

3 hours ago 10
Ilustrasi Teror Digital: Satu klik foto di WhatsApp bisa jadi pintu masuk peretas.

FAJAR.CO.ID = Era penipuan melalui file APK mulai bergeser ke metode yang jauh lebih licik dan sulit dideteksi. Baru-baru ini, jagat digital digegerkan dengan modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang memungkinkan pelaku menguras saldo rekening korban hanya dengan mengirimkan sebuah file gambar atau foto.

Tanpa perlu mengklik tautan (link) mencurigakan atau menginstal aplikasi tambahan, data sensitif korban bisa berpindah tangan hanya dalam satu langkah sederhana: mengunduh foto dari nomor asing.

Kasus ini mulai memakan korban secara global, salah satunya dilaporkan di Madhya Pradesh, India. Seorang pria kehilangan uang jutaan rupiah sesaat setelah mengunduh gambar yang dikirim oleh nomor tak dikenal.

Bukan foto biasa, pelaku kejahatan ini menggunakan teknik Steganografi. Ini adalah metode penyusupan kode jahat (malware) ke dalam struktur file gambar. Secara kasat mata, file tersebut tampak seperti foto normal, namun di dalamnya terdapat virus yang dirancang untuk aktif begitu file tersebut tersimpan di galeri perangkat.

Begitu malware aktif, ia akan bekerja secara "senyap" untuk:

  • Mencuri kode OTP dan akses perbankan.
  • Mengambil alih identitas pembayaran digital.
  • Menyadap data sensitif dari akun media sosial.
  • Memantau aktivitas perangkat tanpa munculnya notifikasi aneh.

Peringatan Otoritas: Satu Klik Berujung Petaka

Otoritas keamanan siber di wilayah Kerala telah mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh pengguna media sosial. Mereka menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap nomor asing harus ditingkatkan karena satu klik pada tombol unduh bisa menjadi pintu masuk bagi peretas untuk menguasai seluruh isi ponsel.

Kejahatan ini dinilai lebih berbahaya dari modus sebelumnya karena tidak memicu peringatan keamanan standar pada sistem operasi ponsel, sehingga korban seringkali baru menyadari peretasan setelah saldo di rekeningnya berkurang.

Langkah Penyelamatan: Matikan Fitur Ini Sekarang!

Agar Anda tidak menjadi korban berikutnya dari modus foto "beracun" ini, para pakar keamanan digital menyarankan langkah-langkah preventif berikut:

  1. Nonaktifkan 'Auto-Download': Segera masuk ke pengaturan WhatsApp dan matikan fitur unduh otomatis (Media Auto-Download) untuk foto, video, maupun dokumen.
  2. Verifikasi Nomor Asing: Gunakan aplikasi pelacak nomor seperti Getcontact atau Truecaller untuk mengidentifikasi pengirim pesan sebelum berinteraksi.
  3. Update Sistem Rutin: Pastikan sistem keamanan perangkat (Android/iOS) selalu menggunakan versi terbaru untuk menutup celah bug keamanan.
  4. Lapor & Blokir: Jika menerima kiriman mencurigakan, jangan ragu untuk langsung memblokir nomor tersebut dan melaporkannya sebagai spam.

Kejahatan digital tidak pernah berhenti berevolusi. Di tengah kecanggihan teknologi, ketelitian pengguna adalah benteng terakhir yang paling ampuh. Jangan biarkan rasa penasaran membuka celah bagi peretas untuk menguras tabungan Anda. (rs/*)

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |