Viral Kasus Putri Hilang di Makassar, Ayah Kritik Lambannya Respons Polisi

4 hours ago 4

FAJAR.CO.ID - Kasus hilangnya Siri Sahidah Sahari, seorang wanita berusia 28 tahun di Makassar sejak September 2025, kini menjadi sorotan publik setelah laporan ayahnya, Hamzah Sahari (71), sempat ditolak oleh polisi. Hamzah yang berasal dari Gorontalo terus berjuang mencari anak sulungnya yang hilang kontak tanpa kabar selama hampir enam bulan.

Perjuangan Ayah dan Penolakan Laporan Polisi

Hamzah awalnya melaporkan kehilangan putrinya ke Polsek Panakkukang, Makassar, namun laporannya tidak diterima dengan alasan putrinya berstatus dewasa dan tidak mengalami gangguan mental. "Laporan saya tidak diterima sama bapak Polisi bernama Pak Asri, dia bilang anak saya sudah dewasa dan bukan orang yang mengalami gangguan mental, jadi belum bisa dibuat laporan," jelas Hamzah.

Hamzah hanya diminta membuat selebaran orang hilang untuk disebarkan dan diarahkan bertemu dengan bhabinkamtibmas. "Saya juga disuruh buat selebaran foto dan ditulis orang hilang lalu ditempel atau disebarluaskan," keluhnya.

Kritik Pejuang Sosial dan Kekhawatiran Publik

Kisah ini viral setelah pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti lambannya respons aparat terhadap laporan orang hilang tersebut. Melalui unggahannya di X pada 14 Maret 2026, Jhon mempertanyakan prosedur pelaporan yang berputar dari Polres Panakkukang ke Polda Gorontalo, lalu diarahkan ke Polda Sulawesi Selatan.

"Ini gimana ya? Apa nunggu jadi mayat dulu baru bertindak? Kapan ya aparat kita gercep?" tandas Jhon, mengingatkan kasus tragis serupa di Palopo pada Januari 2024, saat seorang gadis bernama Feni Ere ditemukan tewas setelah sempat dilaporkan hilang dan laporannya sempat ditolak.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |