Menteri PANRB Rini Widyantini
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 160.000 aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun pada tahun 2025, apakah ini menjadi sinyal kuat pemerintah akan membuka seleksi CPNS 2026?
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menyebut kekosongan 160.000 aparatur negara sudah seharusnya diisi. Ia pun memberi sinyal pengadaan CPNS 2026 akan digelar.
"Kami kan sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi. Mudah-mudahan, mudah-mudahan (di 2026 ada tes CPNS)," ujar Rini saat di Kantor KemenpanRB, Jakarta Selatan, dikutip pada Senin (13/4/2026).
Namun ia belum bisa memastikan jadwal resmi dibukanya seleksi tersebut.
Hingga saat ini, KemenPAN-RB masih melakukan pembahasan terkait kebutuhan formasi dengan kementerian dan lembaga. Namun, berdasarkan pola tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun.
"Prosesnya sangat panjang ya, kesiapan anggarannya, misalnya 160.000 tapi anggarannya belum bisa seluruhnya kita isi, misalnya gitu," jelas Menteri Rini.
Ia menyebut, rekrutmen CPNS 2026 disebut akan lebih fokus pada fresh graduate dan talenta digital untuk mendukung transformasi pemerintahan.
"Kami sangat concern terhadap para fresh graduate untuk bisa ikut serta membantu birokrasi ini," ungkapnya.
Prediksi Formasi CPNS 2026
Meski belum diumumkan resmi, pemerintah diperkirakan membuka formasi di sektor strategis seperti:
- Tenaga pendidikan (guru & dosen)
- Tenaga kesehatan (dokter, perawat)
- Tenaga teknis dan digital
- Pelayanan publik di daerah
Tahapan Seleksi CPNS 2026
Seleksi CPNS terdiri dari beberapa tahap penting:


















































