Tidak Ingin Kalah Lagi, Persebaya Surabaya Fokus Adaptasi di Bulan Puasa

11 hours ago 6
Skuad Persebaya Surabaya

FAJAR.CO.ID,SURABAYA -- Memasuki bulan suci Ramadan, Persebaya Surabaya seperti begitu siap menghadapi segala tantangan ke depannya.

Apalagi untuk menghadapi lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 yang dimainkan di suasan bulan Ramadhan.

Meski, di laga sebelum Persebaya Surabaya mendapatkan hasil negatif namun ini bukan menjadi suatu yang harus terus diratapi

Tim berjuluk Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2 di pekan ke-21 sebelumnya.

Kekalahan ini, sekaligus memutus catatan impresif 13 pertandingan tanpa pernah menyentuh kekalahan.

Tetap Fokus dan Strategi Menghadapi Laga di Bulan Ramadhan

Kekalahan di laga sebelumnya tidak membuat Persebaya terlena. Mereka kini fokus menatap laga berikutnya.

Fokus tim kini sepenuhnya diarahkan ke laga tandang menghadapi Persijap Jepara.

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan, kekalahan tersebut harus dijadikan pemantik kebangkitan, bukan beban.

Walau menurutnya, ada tantangan yang harus dihadapi mengingat bulan Februari ini masuk sebagai bulan suci ramadhan.

Ada strategi tentunya yang diberikan ke para pemain. Termasuk program latihan yang disesuaikan hingga menyangkut intensitas dan kondisi fisik pemain yang menjalankan ibadah puasa.

“Kami akan berusaha menjaga situasi ini supaya tidak ada pemain yang cedera. Karena kalau tidak makan dan tidak minum, intensitas latihan tidak bisa terlalu tinggi. Jadi kami akan mencoba mengontrol hal tersebut,” kata Bernaddo Tavares dikutip Kamis (19/2).

Pelatih berlisensi UEFA pro ini punya harapan agar anak asuhnya tetap mampu menjaga konsistensi permainan sejak menit awal hingga akhir, khususnya pada pertandingan pertama di bulan Ramadan.

“Itu tidak akan mudah, tapi saya yakin tim akan berusaha,” ujarnya.

Perbaiki Kelemahan di Bulan Puasa

Sementara itu, Kiper andalan Persebaya, Andhika Ramadhani, menegaskan bahwa seluruh pemain siap menjalankan program latihan khusus yang telah disusun tim pelatih selama bulan Ramadhan.

Fokus utama mereka saat ini adalah memperbaiki kelemahan-kelemahan mencolok yang terlihat pada pertandingan sebelumnya.

"Kami mengikuti arahan pelatih saja. Kalau di bulan biasa mungkin intensitas latihan lebih tinggi dibanding bulan Ramadhan," ucap Andhika Ramadhani dilansir dari laman i.League

Adaptasi dari para pemain di bulan puasa ini jadi sesuatu yang perlu untuk dilakukan mengingat adanya beberepa laga juga yang harus dimainkan.

"Di bulan puasa juga tidak memungkinkan latihan dengan intensitas tinggi, kecuali kalau latihan malam seperti tahun-tahun sebelumnya," paparnya.

Jadwal Hadapi Persijap

Untuk laga pekan ke-22, Bajul Ijo dijadwalkan akan memainkan pertandingan sebagai tim tamu.

Persebaya di pekan itu akan berhadapan dengan tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (21/2/2026).

Kemenangan dalam laga tersebut menjadi harga mati bagi Persebaya jika ingin menjaga persaingan di papan tengah Super League musim ini.

(Erfyansyah/fajar).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |