Teddy Indra Wijaya Terdepan Jadi Cawapres Alternatif 2029, Gibran Tersingkir?

7 hours ago 5
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable pada Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dinamika politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai dipetakan para pengamat. Sejumlah nama yang selama ini jarang disebut dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) dinilai berpotensi menjadi kuda hitam pendamping Presiden Prabowo Subianto.

Selain tokoh-tokoh partai yang selama ini dominan dalam percakapan publik, figur dari lingkaran pemerintahan juga mulai diperhitungkan.

Di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Luar Negeri Sugiono.

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai kemunculan nama-nama tersebut bisa membuat perebutan kursi Cawapres 2029 semakin dinamis.

"Sosok alternatif seperti Teddy, Purbaya, dan Sugiono bisa saja bakal membuat perebutan kursi Cawapres 2029 menjadi panas," ujar Arifki dikutip fajar.co.id, Senin (16/3/2026).

Tidak Hanya Tokoh Partai

Dikatakan Arifki, bursa pendamping Prabowo pada 2029 tidak hanya berkutat pada figur yang selama ini sering disebut.

Seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, hingga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Ia menganggap persaingan justru bisa semakin luas dengan munculnya figur lain di luar poros ketua umum partai.

"Persaingan posisi cawapres tak hanya antara Gibran dengan AHY, Cak Imin, Zulhas, Pramono," sebutnya.

Pola Lama Prabowo

Arifki melihat kemungkinan Prabowo kembali memilih sosok yang dekat dengannya, seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |