SPPG Miliknya Ditutup BGN, Hendrik Salahkan Netizen: Mungkin yang Hujat Saya Sudah Merasa Puas

8 hours ago 11
Pemilik Joget MBG, Hendrik Irawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pria asal Batujajar, Hendrik Irawan, yang viral setelah mengaku memperoleh penghasilan Rp6 juta per hari dari dapur SPPG MBG, akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Pernyataan itu disampaikan setelah dapur miliknya dihentikan operasionalnya oleh pihak terkait.

Dalam klarifikasinya, Hendrik mengaku menyesal atas kegaduhan yang terjadi.

Namun, ia juga menyinggung derasnya hujatan dari netizen yang disebutnya ikut berdampak pada penutupan dapur SPPG miliknya.

Mengaku Diberhentikan oleh Wakil BGN

Hendrik mengatakan keputusan penghentian operasional disampaikan langsung oleh pihak BGN. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

"Saya Hendrik dari SPPG Pangauban. Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya walau saya sudah klarifikasi," ujar Hendrik dikutip fajar.co.id (25/3/2026).

"Ijin untuk saya bahas. Pagi ini saya diberhentikan oleh Ibu Nanik selaku Wakil BGN," tambahnya.

Ia juga menyebut dirinya sudah berulang kali meminta maaf terkait kegaduhan yang muncul.

"Mungkin netizen gitu ya, merasa puas, merasa bagaimana, tidak apa-apa gitu ya. Yang penting, saya sudah meminta maaf udah berapa kali," sebutnya.

Bantah Niat Melecehkan Program

Hendrik menegaskan tidak memiliki niat merendahkan program pemerintah maupun masyarakat. Ia mengaku siap menerima kritik yang ditujukan kepadanya.

"Yang saya pikirkan itu bukan mental saya. Silahkan Anda mencaci maki saya, menghina saya, habis-habisan, sumpah demi Allah, Rasulullah, saya tidak ada niat untuk melecehkan program Bapak Prabowo Subianto. Tidak ada sedikitpun untuk melecehkan rakyat Indonesia," imbuhnya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |