
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) disebut-sebut tengah mengalami krisis dan terancam ditutup.
Adapun PT GNI merupakan perusahaan industri smelter nikel Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah Indonesia.
Salah satu netizen di media sosial X dengan akun @Murtadhaone1. Membeberkan hal menarik.
Ia menyebut kemungkinan Perbankan Nasional akan terdampak jika perusahaan smelter nikel itu tutup.
“PT GNI Terancam Tutup, Perbankan Nasional Ikut Terdampak?,” tulis akun tersebut dikutip Rabu (26/2/2025).
Alasan jelas, karena adanya peran besar dari sejumlah bank-bank besar di Indonesia yang memberikan bantuan ke PT GNI.
“Sejumlah bank-bank besar tanah air ternyata memiliki andil dalam menyalurkan kredit sindikasi ke PT GNI dalam jumlah yang lumayan besar pada 2023, menurut data Bloomberg,” sebutnya.
Akun tersebut menyebut setidaknya ada tiga bank besar Nasional yang menjadi penyalur kredir sindikasi ke PT GNi.
“Adapun bank-bank besar tanah air yang ikut andil menjadi bagian dari penyalur kredit sindikasi tersebut adalah BCA, Bank Mandiri, dan BNI,” tuturnya.
Sementara itu manajemen PT GNI akhirnya menegaskan bahwa operasional perusahaan akan tetap berjalan seperti biasa. Menurutnya, operasional perusahaan juga akan tetap dijalankan semaksimal mungkin.
Selain itu, pihak manajemen PT GNI juga menambahkan saat ini, perusahaan tengah mengalami perubahan dalam manajemen operasional.
Perubahaan ini sendiri diharapkan dapat memperkuat struktur perusahaan dalam menghadapi tantangan di sektor industri kedepannya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: