PSM Makassar
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- PSM Makassar kini menghadapi tekanan besar di lanjutan Super League 2025/2026 setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir yang membuat posisi mereka kian terancam KE zona degradasi.
Rentetan Hasil Buruk Mengancam Posisi PSM
Dalam lima laga terakhir, PSM Makassar harus menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Mereka kalah dari Dewa United 0-2, kemudian takluk 1-2 dari Persija Jakarta. Kekalahan berlanjut saat menghadapi Persebaya Surabaya dengan skor 0-1 dan Persita yang berakhir 2-4. Satu-satunya poin yang didapatkan adalah hasil imbang 3-3 melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (7/3/2026).
Akibat dari rentetan hasil negatif itu, PSM kini berada di peringkat ke-13 dengan 24 poin, hanya terpaut empat angka dari zona merah degradasi yang mengancam keberlangsungan mereka di kompetisi.
Tekanan untuk Menang di Laga Berikutnya
Kemenangan menjadi kebutuhan mendesak bagi Pasukan Ramang agar dapat menjauh dari ancaman degradasi. PSM menargetkan tiga poin saat menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie pada 4 April 2026 mendatang.
Laga tersebut dianggap krusial karena hasilnya akan menentukan nasib PSM dalam menjaga jarak aman dari zona bahaya dan mengembalikan kepercayaan diri tim yang tengah menurun.
Semangat dan Dedikasi Pemain dalam Masa Sulit
Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang tetap berlatih keras meski hasil pertandingan belum memuaskan dan memasuki masa jeda lebaran.
"Saya mau kasih hormat yang setinggi-tingginya kepada para pemain. Kita tahu ini pertandingan terakhir sebelum jeda lebaran, tapi karena hasil kurang bagus, mereka masih mau berlatih," katanya saat konferensi pers usai laga melawan Malut United.
















































