Presiden Prabowo Bilang Indonesia Akan Kalahkan Negara Maju di 2050, Nicho Silalahi Beri Respon Menohok

1 month ago 19
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pernyataan menarik dilontarkan oleh pegiat Media Sosial, Nicho Silalahi ke Presiden Prabowo Subianto.

Dalam cuitan di akun media sosial X pribadinya, Nicho menyinggung Presiden Prabowo untuk berhenti bermimpi.

Menurutnya gaung-gaung Indonesia emas 2050 cuma sekedar dongeng belaka.

Alasan hal ini sulit terwujud disebutnya karena banyak faktor masalah yang belum dibenahi.

“Pak @prabowo ga usah mimpi dan mendongeng cerita Indonesia Emas 2050 kalau akar masalah bangsa ini tidak diselesaikan,” tulisnya dikutip Rabu (26/2/2025).

Akar masalah yang dimaksudnya berada di pemerintahan itu sendiri yang sampai saat ini masih bermental KKN.

“Jika eksekutif, legislatif dan yudikatif masih bermental KKN, yang ada kedepannya muncul cerita ‘dulu pernah ada Negara besar kaya akan sumberdaya alamnya yang bernama Indonesia’,” jelasnya.

Nicho Silalahi pun mengingatkan terkait sejarah imperium dan super power ke Prabowo yang hilang karena dari peta dunia dan itu bisa saja terjadi ke Indonesia.

“Sejarah sudah mencatat banyak Negara/Kerajaan yang dulu dianggap Imperium maupun super power hilang dari peta dunia dan contohnya saja Uni Soviet,” terangnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut Indonesia akan menjadi negara yang semakin kuat dan sejahtera pada 2050.

Bahkan menurutnya Indonesia akan menyalip sejumlah negara maju. Hal itu disampaikan dalam merespon aksi Indonesia gelap.

“Saudara sekalian, (Indonesia) di atas Jepang, Inggris, Prancis, kok Indonesia gelap,” ungkap Prabowo dalam sambutannya di Kongres VI Partai Demokrat di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |