Pos Mudik Rasa Istana, Polres Gowa Sulap Pos Pengamanan Jadi Balla Lompoa

4 hours ago 2
Pos mudik bernuansa Kerajaan Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Pos pengamanan mudik umumnya identik dengan tenda sederhana dan fasilitas standar. Namun, suasana berbeda justru terlihat di wilayah Kabupaten Gowa.

Di depan Pasar Minasaupa, tepat di jalur poros Gowa-Takalar, Polres Gowa menghadirkan pos mudik dengan konsep yang tak biasa, mengusung nuansa rumah adat khas daerah.

Terinspirasi Rumah Adat Balla Lompoa

Pos pengamanan ini dirancang menyerupai Balla Lompoa, rumah adat peninggalan Kerajaan Gowa yang kini difungsikan sebagai museum.

Bangunan aslinya sendiri berada di Jalan Usman Salengke, tidak jauh dari lokasi pos, dengan jarak sekitar satu kilometer.

Sentuhan arsitektur tradisional tampak jelas sejak pandangan pertama. Mulai dari bentuk bangunan hingga detail ornamen, semuanya dibuat menyerupai rumah adat tersebut.

Ornamen Khas hingga Interior Bernuansa Kerajaan

Keunikan pos ini semakin terasa dari berbagai elemen dekoratif yang dihadirkan.

Pada bagian atap, terdapat miniatur kepala kerbau yang menjadi ciri khas Balla Lompoa.

Memasuki bagian dalam, suasana hangat langsung terasa dengan karpet merah dan meja panjang yang memungkinkan pemudik duduk lesehan.

Di atas meja, tersaji enam bosara, wadah khas berisi kue tradisional yang biasa digunakan dalam jamuan kerajaan.

Bukan hanya itu, terdapat kursi bernuansa pelaminan adat Makassar yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat ataupun berswafoto.

Di sisi kiri dan kanan, berdiri payung bersusun tiga sebagai simbol kebesaran Kerajaan Gowa.

Untuk memperkuat nuansa budaya, juga dipajang replika tombak pasukan kerajaan serta alat musik tradisional seperti gong, gendang, suling, hingga biola.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |