Polisi Dalami Kekerasan Seksual di Masjid, Pelaku Ternyata Pernah Jadi Korban

1 month ago 19
Ayah dari korban kekerasan seksual tak kuasa menahan tangisnya.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Beredar informasi bahwa oknum guru mengaji berinisial I (15) di Kecamatan Manggala, kota Makassar, awalnya korban sebelum menjadi predator seksual.

Informasi ini juga dibenarkan ayah korban, berinisial SN (45) saat diwawancarai awak media pada Kamis (27/2/2025) siang.

"Pelaku mengatakan ke Ustaz U (Pimpinan TPA) kalau kamu tidak bisa damaikan saya kepada si pelapor maka kamu saya seret juga karena dia adalah korban sodomi (diduga ustaz U)," kata SN.

Merespons hal tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan akan melakukan pendalaman.

Untuk itu, Arya mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap pengelola TPA tempat pelaku I melakukan aksi bejatnya.

"Nanti kita selidiki, kalau soal pelaku awalnya adalah korban, kita akan dalami dulu karena masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Arya, Kamis malam.

Diakui Arya, biasanya korban seksual cenderung menjadi pelaku ketika sudah menghadapi situasi tersebut secara berulang-ulang.

Arya tidak menutup kemungkinan bahwa hal yang sama juga terjadi dengan I yang saat ini sebenarnya masih duduk di bangku kelas IX salah satu SMP di kota Makassar.

"Memang biasanya pelaku pertama kali dia jadi korban, terus karena terbiasa juga, jadi pelaku ada pola seperti itu, ada tapi kita dalami dulu," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, SN (45), ayah korban kekerasan seksual di Kecamatan Manggala, kota Makassar, tidak kuasa menahan tangis saat menceritakan perbuatan terduga pelaku.

Saat ditemui awak media, SN mengatakan bahwa anaknya yang masih berusia delapan tahun telah menjadi korban sejak kelas 1 Sekolah Dasar (SD).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |