Pidato Prabowo Bilang Generasi Muda Jangan Lupakan Peran AS, Herwin Sudikta: Serius Nih Wok?

7 hours ago 6
Pegiat media sosial, Herwin Sudikta

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, terheran-heran dengan pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebut generasi muda Indonesia tidak seharusnya melupakan peran Amerika Serikat (AS) dalam sejarah Indonesia.

Tekanan AS kepada Belanda Bukan Semata-mata Simpati

Herwin mempertanyakan narasi yang dianggapnya terlalu menonjolkan peran negeri Paman Sam dalam proses kemerdekaan Indonesia.

“Serius nih Wok?,” ujar Herwin dikutip fajar.co.id melalui cuitannya di X (19/2/2026).

Ia kemudian menyinggung konteks geopolitik saat itu. Menurutnya, tekanan Amerika Serikat terhadap Belanda bukan semata-mata karena simpati terhadap perjuangan Indonesia.

“Wok, AS menekan Belanda waktu itu bukan karena iba lihat Indonesia dijajah," sebutnya.

Diduga Sarat Kepentingan

Herwin berpendapat, langkah Amerika Serikat lebih didorong kepentingan politik global di tengah rivalitas blok Barat dan Timur.

“Mereka cuma nggak mau Indonesia jatuh ke blok Timur Wok," cetusnya.

Ia pun menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang rakyat sendiri, bukan pemberian pihak luar.

“Hey Prabowo, republik ini lahir dari perang, diplomasi berdarah, dan risiko nyawa. Bukan dari Washington," tegasnya.

Tidak berhenti di situ, Herwin menekankan makna kedaulatan sebagai hasil perjuangan.

“Kedaulatan bukan hasil belas kasihan. Itu hasil perlawanan!," kuncinya.

Jejak Panjang Peran AS

Presiden Prabowo Subianto mengajak generasi muda agar tidak melupakan jejak panjang peran Amerika Serikat (AS) dalam perjalanan bangsa Indonesia, khususnya saat negara ini menghadapi berbagai masa sulit.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo ketika menghadiri Business Summit bersama US Chamber of Commerce di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Di forum itu, ia menyinggung hubungan historis kedua negara yang dinilainya telah terjalin sejak awal kemerdekaan.

Bagi Prabowo, kontribusi Amerika Serikat tak bisa dilepaskan dari dinamika politik dan ekonomi Indonesia. Ia pun mengingatkan generasi penerus bangsa untuk memahami fakta sejarah tersebut.

“Saya sampaikan kepada generasi muda Indonesia agar jangan melupakan peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kami, baik secara politik maupun ekonomi,” kata Prabowo.

AS Hadir untuk Indonesia dalam Sejumlah Fase Krusial

Ia menuturkan, dukungan dari Negeri Paman Sam telah hadir dalam sejumlah fase krusial, termasuk saat Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Bantuan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian penting dari fondasi hubungan bilateral yang kini semakin erat.

“Amerika Serikat adalah salah satu mitra terkuat kami. Kami tidak pernah lupa bahwa Amerika Serikat mendukung perjuangan kemerdekaan kami. Banyak kali Amerika Serikat membantu Indonesia di masa-masa kritis,” ucap Prabowo.

Tidak hanya itu, Prabowo juga mengenang periode sulit pada dekade 1960-an. Ketika itu, sektor pertanian Indonesia terpukul akibat gejolak di kawasan Asia Tenggara.

Dalam situasi tersebut, Amerika Serikat memberikan dukungan melalui program pangan PL 480 yang membantu Indonesia bertahan dari tekanan krisis.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |