Penggunaan Transportasi Massal di Sulsel Makin Sepi Peminat

1 month ago 25
Armada Teman Bus Trans Mamminasata Makassar sedang melintas di Urip Sumoharjo.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penggunaan transportasi massal di Kota Makassar Sulawesi Selatan saat ini mulai kehilangan peminatnya.

Itu terbukti dari layanan transportasi Teman Bus Mamminasata hanya menyisakan satu trayek, yaitu Koridor 5.

Trayek ini melayani rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea hingga Fakultas Teknik Unhas di Gowa.

Sementara itu, dua koridor lainnya, yaitu Koridor 1 dan Koridor 2, telah berhenti beroperasi.

Sebelumnya, Koridor 1 melayani rute Mall Panakkukang - Pelabuhan Galesong, sementara Koridor 2 melayani rute Kampus Unhas Tamalanrea - Stasiun Mandai Maros melalui Bandara Sultan Hasanuddin.

Alasan utama diberhentikannya dua koridor ini karena adanya pengurangan subsidi merupakan bagian dari kesepakatan awal.

Selain itu, Koridor 5 mencatat peningkatan signifikan sejak diluncurkan pada Agustus 2024.

Dengan load factor sebesar 102,33 persen, trayek ini dinilai paling efektif dibandingkan dua koridor lainnya.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman adanya transportasi massal menjadi salah satu ciri negara dan Kota besar.

Namun, transportasi massal ini tentunya harus memiliki beberapa poin penting. Menurutnya, harus memiliki harga, pelayan dan kualitas yang bagus tentunya.

“Sebetulnya, ciri suatu negara atau kota besar itu adalah tersedianya transportasi massal yang terjangkau dari segi harga pelayanan, kualitas yang bagus. Kalau itu disiapkan tanpa disuruh pun mereka akan naik,” kata Jufri Rahman di kantor Gubernur Sulsel.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |