Novel Baswedan Tantang Presiden dalam Kasus Andrie Yunus: Apakah Harapan Kepada Prabowo Masih Layak Ada?

7 hours ago 5
Novel Baswedan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menantang Presiden Prabowo Subianto. Apakah masih bisa diharapkan menyelesaikan kasus aktivis KontraS Andri Yunus atau tidak.

“Saatnya membuktikan, bahwa kecintaan pada Republik Indonesia, adalah di atas segalanya,,” kata Novel dikutip dari unggahannya di X, Senin (30/3/2026).

Apalagi, kata dia, dalam kasus itu, TNI disalahgunakan.

“Pun. di atas institusi kebanggaan negara, tentara yang membesarkannya,” ucapnya.

“Terlebih jika institusi negara itu disalahgunakan untuk menyerang dan membunuh rakyatnya sendiri – yang bukan antek asing, apalagi kacung Aseng!”

Kasus ini, menurutnya menjadi ajang pembuktian. Apakah Prabowo masih bisa diharapkan.

“Apakah harapan (hope) kepada Jenderal Prabowo masih layak ada?” ujarnya.

Dia mengungkit bagaimana Presiden ke-7 Jokowi mulanya dianggap harapan oleh Majalah TIME. Namun belakangan, banyak dikritik dari pihak yang mengglorifikasinya di awal.

“Kali ini saya serius berdoa, sejarah tidak berulang. Jangan _history repeats itself. Berharap-harap cemas, Presiden Prabowo tidak mengikuti jejak langkah mentor, presiden pendahulunya, yang sukses menipu TIME,” ucapnya.

Saat itu, TIME merilis mahalah dengan sampul wajah Jokowi. Judulnya Harapan Baru.

“Yaitu, ketika cover majalahnya pada 27 Oktober 2014 bergambar besar Presiden Jokowi dengan judul “A New Hope”, padahal fakta sejarah membuktikan: _NO HOPE,” sambung Novel.
(Arya/Fajar)

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |