Novel Baswedan Sebut Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Sentuh Pelaku Lapangan, Paparkan 4 Indikator

4 hours ago 1
Novel Baswedan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus hanya berhenti di pelaku lapangan. Ada indikat

“Dalam kasus upaya pembunuhan Andrie Yunus, indikasi kembali menguat, bahwa perkara inipun hanya akan menyentuh pelaku lapangan,” kata Novel dikutip dari unggahannya di X, Selasa (31/3/2026).

Dia menyebut ada empat indikator. Pertama, para pelaku lapangan terlihat PD alias jumawa. Mereka dengan sengaja teledor melakukan upaya serangannya di hadapan banyak rekaman CCTV, tanpa penutup wajah, tanpa upaya serius dan profesional menghilangkan jejak dan barang bukti.

“Hal demikian, mengindikasikan, para pelaku merasa aman dan nyaman, tidak khawatir akan dijerat sanksi tegas yang menjerakan,” papar Novel.

Indikasi kedua, jika kasus tersebut adalah operasi intelijen, maka garis komandonya mestinya harus dirunut. Semua yang terlibat mesti dimintai pertanggung jawaban, tidak cukup hanya dengan penggantian KABAIS.

Pun, kalau ada yang diberi sanksi pidana penjara, seharusnya bukan hanya kepada pelaku lapangan, tapi hingga ke semua pelaku utama, dan aktor intelektualnya,” ujarnya.

“Indikasi yang sejauh ini menguat, jangankan pelaku utama dihukum, bahkan belum tentu semua pelaku lapangan dijerat. Indikator paling jelas, empat tersangka yang ditetapkan PUSPOM TNI, berbeda dengan inisial pelaku yang diumumkan POLRI,” tambahnya.

Indikasi ketiga, dia menilai ada langkah-langkah menggiring perkara ke lingkup pidana militer. Serta disidangkan di pengadilan militer.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |