Luhut Pastikan Pasokan BBM dan LPG Indonesia Aman Meski Konflik AS–Israel dan Iran Picu Gejolak Pasar Energi Global

12 hours ago 5
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan memastikan gejolak pasar energi global akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran tidak akan mengganggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG di Indonesia. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan langkah mitigasi yang komprehensif untuk memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik internasional.

Ketegangan geopolitik yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir memang memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Konflik yang melibatkan negara-negara besar di Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur distribusi minyak dan gas internasional serta memicu lonjakan harga energi di pasar global.

Meski demikian, Luhut menegaskan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan energi nasional. Ia menyebutkan bahwa cadangan energi nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan domestik.

"Kami optimistis kondisi cadangan energi nasional tetap mencukupi dan dapat dijaga dengan baik," kata Luhut melalui keterangan tertulis, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi global secara intensif agar setiap potensi gangguan terhadap rantai pasok energi dapat segera diantisipasi. Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga terkait guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.

Dalam upaya memastikan kondisi pasokan energi nasional, Luhut mengaku telah memanggil pejabat penting dari sektor energi untuk memberikan penjelasan langsung mengenai situasi terkini. Pertemuan tersebut melibatkan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis dari Pertamina Patra Niaga serta Direktur Operasi Kilang dari Pertamina.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |