Klarifikasi Penting Pertamina Soal Isu Kenaikan Harga Pertamax hingga Rp17 Ribu

5 hours ago 8

FAJAR.CO.ID - Isu kenaikan harga BBM jenis Pertamax hingga Rp17 ribu per liter yang viral di media sosial ternyata belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina (Persero). Kabar yang beredar menyebut harga Pertamax akan melonjak dari Rp12.300 menjadi sekitar Rp17.850 per liter mulai April 2026, memicu keresahan masyarakat.

Namun, Pertamina menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan belum ada keputusan resmi mengenai perubahan harga BBM.

Klarifikasi Resmi dari Pertamina

Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga Pertamax per 1 April 2026.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," katanya saat ditemui oleh media.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa informasi kenaikan harga yang beredar di masyarakat tidak dapat dipertanggungjawabkan dan bukan berasal dari sumber resmi perusahaan.

Pertamina pun mengimbau masyarakat agar hanya mengacu pada informasi dari kanal resmi perusahaan agar tidak terjebak dalam hoaks atau spekulasi yang tidak berdasar.

Asal Usul Isu Kenaikan Harga

Isu kenaikan harga Pertamax ini muncul dari dokumen atau simulasi yang tersebar di media sosial.

Dalam narasi tersebut, harga Pertamax diperkirakan naik signifikan akibat beberapa faktor, antara lain lonjakan harga minyak dunia hingga sekitar USD120 per barel, pelemahan nilai tukar rupiah, dan kenaikan komponen harga dasar BBM.

Selain Pertamax, beberapa jenis BBM lain seperti Pertamax Turbo dan Dexlite juga disebut akan mengalami kenaikan drastis. Namun, semua angka tersebut hanya merupakan proyeksi dan bukan keputusan resmi dari Pertamina.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |