Kemhan Bantah Teken Kontrak Pembelian 12 Pesawat PC-24 dari Swiss

12 hours ago 9
Pesawat PC-24 produksi Pilatus Aircraft, Swiss.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertahanan RI membantah telah meneken kontrak pembelian 12 pesawat PC-24 produksi Pilatus Aircraft, Swiss.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait telah berkomunikasi dengan Badan Logistik Pertahanan (Baloghan) Kemhan terkait rencana pengadaan pesawat tersebut.

“Itu baru letter of intent (LoI), belum kontrak. Jadi sifatnya tidak mengikat,” kata Rico dikutip pada Kamis (9/4/2026).

Lebih lanjut, ucap Rico, pemerintah belum menganggarkan pengadaan 12 pesawat PC-24 tersebut. “Alokasinya belum ada,” tegas Rico.

Sebelumnya, kontrak pengadaan 12 pesawat PC-24 diberitakan Pilatus lewat laman mereka, pilatus-aircraft.com, pada 30 Maret 2026.

Kontrak diteken PT E-System Solutions Indonesia, kontraktor pertahanan resmi yang ditunjuk Kemhan RI. Dalam foto yang dibagikan PT E-System Solutions Indonesia, Kepala Baloghan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari ikut dalam penandatanganan tersebut.

Disebutkan, Kemhan RI memilih PC-24 untuk mendukung pelatihan pilot transportasi TNI Angkatan Udara, transportasi udara, dan misi penghubung.

Kontrak mencakup opsi penambahan pesawat, peralatan pendukung darat, perlengkapan, suku cadang, pelatihan, serta dukungan teknis dari kantor pusat Pilatus di Stans, Swiss.

Pada kesempatan yang sama, kedua pihak juga menandatangani LoI untuk pengadaan 24 unit pesawat latih PC-21. LoI tersebut mencakup peralatan pelatihan berbasis darat, suku cadang, peralatan pendukung darat, serta dukungan teknis. (Pram/Fajar)

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |