Ketua Kagama Cirebon Raya, Heru Subagia.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Kagama Cirebon Raya, Heru Subagia, kembali bicara permintaan Rismon Sianipar terkait rencana permohonan maaf kepada Presiden ke-7 RI, Jokowi.
Ia menyatakan pihaknya terbuka bahkan siap mendampingi Rismon apabila ingin bertemu langsung dengan Jokowi di Solo.
Dikatakan Heru, sebagai sesama alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), Kagama memandang permintaan tersebut secara positif dan siap membantu memfasilitasi pertemuan jika memang dibutuhkan.
Kagama Siap Fasilitasi Pertemuan di Solo
Heru mengatakan Kagama Cirebon Raya bersedia mendampingi Rismon untuk bertemu Jokowi apabila hal itu diperlukan.
"Kami jika dibutuhkan Rismon untuk mendampingi bertemu pak Jokowi, Kagama Cirebon siap dengan senang hati. Tentunya jika kiranya memang urgent, segera kita komunikasikan dengan pihak Solo," ujar Heru kepada fajar.co.id, Kamis (12/3/2026).
Ia juga optimistis pihak di Solo akan menerima dengan baik rencana pertemuan tersebut.
"Dan saya percaya pihak Solo akan menerima dengan sangat baik, apa yang diharapkan adanya pertemuan dengan sesama alumni tentunya situasi kebatinan akan semakin menyala," tukasnya.
Persoalan Ijazah Dinilai Terpisah
Meski demikian, Heru menilai persoalan yang tengah dihadapi Rismon terkait polemik ijazah S2 dan S3 merupakan hal yang berbeda dengan rencana pertemuan dengan Jokowi.
Ia menegaskan, rencana permintaan maaf secara langsung tidak seharusnya disatukan dengan persoalan hukum atau tudingan lain yang sedang berkembang.
"Ketika Rismon harus ke Solo untuk meminta RJ. Saya melihat keinginan ini beda dengan keinginan Rismon membangun silaturahmi dengan pak Jokowi," imbuhnya.

















































