Jangan Salah Lagi! QRIS Ternyata Dibaca “KRIS”, Ini Penjelasan Bank Indonesia

5 hours ago 4
QRIS

FAJAR.CO.ID - Bank Indonesia menegaskan bahwa pengucapan resmi untuk QRIS adalah "KRIS", bukan dibaca satu per satu sebagai Q-R-I-S seperti yang masih banyak dilakukan masyarakat. Hal ini dilakukan agar pengucapan menjadi lebih sederhana dan mudah diingat dalam berbagai transaksi digital sehari-hari.

Pengucapan QRIS Sesuai Standar Nasional

QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu standar kode QR nasional yang memungkinkan pembayaran digital dilakukan hanya dengan satu kode QR, terlepas dari aplikasi pembayaran yang digunakan. Dalam sosialisasi resmi sistem pembayaran nasional, Bank Indonesia memilih untuk menyederhanakan pengucapan QRIS menjadi "KRIS" agar lebih praktis dan mudah dipahami publik.

"Pengucapan ini sengaja dipilih agar lebih sederhana dan mudah diingat oleh masyarakat, terutama ketika digunakan dalam transaksi sehari-hari di toko, restoran, hingga layanan transportasi," jelas Bank Indonesia.

Alasan Pengucapan "KRIS" Lebih Efektif

Meskipun QRIS adalah akronim dari beberapa kata dalam bahasa Inggris, cara pengucapan satu kata ini juga umum digunakan dalam berbagai istilah teknologi dan sistem pembayaran. Pendekatan ini memudahkan komunikasi publik dan mempercepat adopsi sistem pembayaran digital di Indonesia.

"Cara ini juga umum digunakan dalam berbagai istilah teknologi atau sistem pembayaran agar lebih praktis dalam komunikasi publik," beber Bank Indonesia saat mensosialisasikan QRIS.

Implementasi dan Contoh Penggunaan

Pengucapan "KRIS" kini sudah lazim digunakan dalam berbagai konteks transaksi digital di Indonesia. Contohnya, masyarakat sering mengatakan, "Pembayarannya bisa pakai KRIS," atau "Di sini sudah menerima pembayaran KRIS," serta "Scan saja KRIS di kasir."

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |