Tori Penso
FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Menuju ajang Piala Dunia 2026, berbagai isu muncul termasuk isu gender atau kesetaraan antara pria dan wanita.
Setelah FIFA mengumunkan wasit-wasit yang akan bekerja di ajang Piala Dunia 2026, kritikan pun muncul dari pengumuman tersebut.
Kritik yang muncul ini membahas persoalan gende karena kurangnya wasit wanita yang dilibatkan untuk kompetisi terakbar ini.
Dari 52 wasit utama yang diberi kesempatan memimpin laga yang diumumkan oleh FIFA, diketahui hanya ada dua wasit wanita.
Keputusan dan data inilah yang kemudian mendapatkab respon keras dan isu gender pun muncul dari hal ini.
Kritikan hanya ada Dua Wasit Wanita
Diketahui untuk dua wasit wanita yang mendapatkan kesempatan ini juga berasal dari dua negara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.
Mereka adalah Tori Penso (Amerika Serikat) dan Katia Itzel Garcia (Meksiko) yang menjadi wasit utama yang memimpin laga
Selain itu, ada tiga wanita lain sebagai asisten wasit dan seorang wasit ruang VAR (video assistant referee).
Seperti dilansir Mundo Deportivo, keputusan FIFA tidak memilih wasit dari UEFA (Konfederasi Sepak Bola Eropa), misalnya wasit Prancis Stephanie Frappart, menuai sorotan.
”Wasit yang dipilih termasuk yang terbaik di dunia.”
“Mereka adalah bagian dari kelompok wasit yang telah diidentifikasi dan dipantau secara lebih luas selama tiga tahun terakhir,” kata Kepala Wasit FIFA Pierluigi Collina di laman resmi FIFA.
Dibandingkan dengan Edisi Sebelumnya
Soal isu ini, terkait keterlibatan wasit wanita di ajang Piala Dunia 2026 ini kemudian dibandingkan dengan edisi sebelumnya pada tahun 2022.


















































