Indonesia Perlu Menoleh ke Finlandia, Ini 3 Pilar Utama Sistem Pendidikannya

2 days ago 21
Anthony Budiawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Managing Director PEPS, Anthony Budiawan, menyebut bahwa Indonesia perlu belajar dari keberhasilan Finlandia dalam membangun sistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Hal ini diungkapkan Anthony di tengah perdebatan mengenai perioritas pemerintahan Prabowo-Gibran yang hanya mengedepankan makan gratis dibandingkan pendidikan gratis.

Dikatakan Anthony, Finlandia menjadi contoh menarik dalam diskusi global karena mampu melakukan transformasi besar tanpa bergantung pada teknologi canggih maupun sistem ujian yang ketat.

Anthony mengungkapkan bahwa Finlandia tidak selalu berada di posisi unggul. Pada pertengahan abad ke-20, sistem pendidikan negara tersebut masih menghadapi berbagai ketimpangan.

“Dalam diskusi global mengenai kualitas pendidikan, Finlandia sering muncul sebagai anomali yang menarik,” ujar Anthony kepada fajar.co.id, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, pada periode 1950-1960-an, akses pendidikan sangat bergantung pada latar belakang sosial dan lokasi geografis. Sistem seleksi dini membuat siswa terpisah ke jalur akademik dan vokasional sejak usia muda.

“Dalam konteks ini, pendidikan tidak berfungsi sebagai alat mobilitas sosial, tetapi justru mereproduksi ketimpangan yang ada,” jelasnya.

Kesadaran atas persoalan tersebut mendorong Finlandia melakukan reformasi besar pada akhir 1960-an melalui konsep peruskoulu.

“Reformasi ini bukan hanya perubahan administratif, tetapi perubahan paradigma secara mendasar, dari sistem yang selektif menjadi sistem yang inklusif,” kata Anthony.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |