FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi yang benar-benar berbeda dalam sejarah sepak bola dunia.
Sepanjang sejarah berlangsungnya kompetisi terbesar sepakbola dunia ini, untuk pertama kalinya akan dilaksanakan dengan menggunakan format 48 negara yang berpartisipasi.
Format baru ini akan diterapkan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sekaligus menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai turnamen terbesar sepanjang masa.
Ada harapan besar dibalik proyeksi Piala Dunia 2026 untuk menjadi turnamen sepak bola terbesar yang pernah ada, baik dari sisi negara yang ikut berpartisipasi maupun skala penyelenggara.
Ini mencerminkan sisi ambisius dari FIFA sendiri sebagai salah satu arus utama dalam industri sepak bola.
Hanya saja, Piala Dunia 2026 yang kini berlangsung tinggal hitungan bulan lagi mendapatkan ancaman serius.
Mundurnya Timnas Iran
Keputusan Timnas Iran untuk mundur dari ajang Piala Dunia 2026 membuat FIFA harus segera mengambil langkah.
Sebelumnya, Federasi sepakbola Iran akhirnya mengambil keputusan penting jelang berlangsungnya ajang Piala Dunia 2026.
Tim nasional Iran dilaporkan mundur dari Piala Dunia 2026 yang bakal berlangsung dari hitungan bulan.
Mundurnya Timnas Iran dari ajang sepakbola empat tahun sekali itu disebut merupakan respon dari serangan udara Amerika Serikat ke Iran pekan lalu.
Dikutip dari OneFootball, Menteri Olahraga Iran Ahmad Doyanmali menyampaikan kabar tersebut.
Salah satu yang jadi faktor penting diambilnya keputusan ini karena terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ayatolla Ali Khamenei.

















































