Ilustrasi Piala Dunia. (Meta AI)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Federasi tertinggi sepakbola dunia atau FIFA memastikan keberlangsung ajang Piala Dunia 2026 di tengah memanasnya situasi dan konflik yang melibatkan beberapa negara.
Chief Operating Officer (COO), Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, menegaskan bahwa turnamen sepak bola terbesar sejagat tersebut tetap berjalan sesuai jadwal.
Situasi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran disebut belum jadi penghalang untuk keberlangsung kompetisi ini.
Memanasnya situasi dari kedua negara ini disebut oleh Heimo Schirgi belum cukup untuk menjadi alasan penundaan kompetisi.
Terus Jalin Komunikasi
Dalam hal ini, Schirgi menjelaskan bahwa FIFA terus memantau perkembangan global secara intensif melalui koordinasi dengan mitra federal dan lembaga internasional.
Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh negara yang telah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi tanpa hambatan teknis maupun keamanan.
“Pada dasarnya, kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan?,” katanya dikutip Rabu (11/3/2026).
“Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” ujar Schirgi
Perkembangan dengan Federasi Iran
Saat ini, FIFA juga disebut masih terus menjalin komunikasi dengan federasi Iran yang memang saat ini negara tersebut terlibat konflik.
Ini dinilai jadi salah satu poin krusial dalam hal persiapan adalah komunikasi yang terus dijalin FIFA dengan Federasi Sepak Bola Iran.
“Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” jelasnya.

















































