Drama Perang 40 Hari Berakhir Dramatis: Iran Klaim Menang Telak, Paksa Trump Terima 10 Tuntutan

7 hours ago 7
Iran mengklaim kemenangan atas perang 40 hari dengan AS-Israel.

Fajar.co.id, Teheran – Setelah 40 hari pertempuran paling sengit di Timur Tengah modern, Iran mengumumkan bahwa Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump telah terpaksa menerima proposal gencatan senjata 10 poin yang diajukan Teheran.

Pengumuman ini muncul hanya beberapa jam setelah Trump mengancam akan menghancurkan "seluruh peradaban" Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka.

Melalui pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang ditujukan kepada "bangsa Iran yang mulia, agung, dan heroik", Teheran menyebut peristiwa ini sebagai kekalahan bersejarah bagi Amerika Serikat dan Israel.

Perang yang meletus pada 28 Februari 2026 setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan sejumlah komandan tinggi itu, kini memasuki fase negosiasi.10 Poin Tuntutan Iran yang "Diterima" AS.

Menurut pernyataan tersebut, Washington setuju pada proposal Iran yang mencakup:

  1. Komitmen AS untuk memastikan tidak ada lagi tindakan agresi;
  2. Kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz;
  3. Penerimaan hak pengayaan nuklir Iran;
  4. Pencabutan semua sanksi utama;
  5. Pencabutan semua sanksi sekunder;
  6. Pengakhiran semua resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran;
  7. Pengakhiran semua resolusi Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional terhadap Iran;
  8. Pembayaran ganti rugi kepada Iran atas kerugian dalam perang;
  9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut;
  10. Penghentian permusuhan di semua front, termasuk Lebanon.

Iran mengklaim telah "hampir sepenuhnya menghancurkan mesin militer Amerika" di wilayah tersebut, memberikan pukulan telak pada infrastruktur dan aset musuh yang dibangun selama bertahun-tahun. Pernyataan itu juga menekankan bahwa "Poros Perlawanan" (termasuk sekutu di Lebanon, Irak, Yaman, dan Palestina) ikut memberikan kontribusi besar.

Respons Trump dan Ancaman yang Ditarik Kembali

Pengumuman Iran datang setelah Trump, melalui unggahan di Truth Social, menyatakan kesediaan menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Keputusan itu disebutnya sebagai "gencatan senjata dua sisi", dengan syarat utama: Iran segera membuka kembali Selat Hormuz secara aman dan lengkap.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |