
FAJAR.CO.ID, BANDUNGA – Dedi Mulyadi kembali menyita perhatian publik. Itu setelah ia melakukan gebrakan baru yakni mengubah mobil dinas menjadi kendaraan rumah sakit.
Berdasarkan pengakuannya, ia mengaku pusing dengan banyaknya mobil dinas, maka akan semakin banyak biaya yang dikeluarkan.
Terutama pada bagian pemeliharaan, perawatan, hingga pajak untuk kendaraan dinas yang diperuntukkan sebagai transportasi dinas.
Baginya, biaya kendaraan dinas itu cukup menguras anggaran pemerintahan Provinsi Jawa Barat, juga menganggap mobil dinas tersebut tidak terlalu ia perlukan.
Dedi juga mengaku khawatir mobil tersebut bida rusak karena akan jarang digunakan, menurutnya cukup hanya menggunakan 1 mobil saja untuk mobilitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.
Hingga ia memutuskan untuk membagi-bagikan mobil tersebut kepada dinas-dinas terkait di Pemprov, dengan tujuan pengalihan untuk keperluan penting lainnya.
Total ada 9 mobil, 3 motor, 3 mobil polisi patwal, dan 3 motor polisi patwal.
Berikut daftar mobil dan motor yang menjadi kendaraan dinas Gubernur Jawa Barat:
Mobil: (masing-masing 1 unit) Alphard 2020, Hyundai 2022, Hyundai 2020, Toyota Camry 2016, Toyota crown 2017, Toyota Rush 2014, Mobil Box, Mobil Pick-up, dan Marcedes Benz Sprinte. (3 unit) Mobil Polisi Patwal.
Motor: (2 unit) Motor Polisi Patwal. Dan (masing-masing 1) Motor Royal Enfield, Motor BMW, Motor Honda. (Besse Arma/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: