Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, Dunia Mendesak Susun Ulang Tatanan Global Tanpa Bergantung AS

5 hours ago 3

FAJAR.CO.ID - Situasi geopolitik yang memanas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 telah memicu gelombang pemikiran baru di kalangan komunitas internasional. Dunia kini mulai mempertimbangkan perlunya membangun tatanan global yang tidak lagi bergantung pada Amerika Serikat sebagai penjamin utama sistem multilateral yang telah dibangun sejak 1945.

Serangan Tanpa Persetujuan PBB dan Dampaknya

Wakil Rektor Universitas Hindia Barat, C Justin Robinson, menyoroti bahwa serangan tersebut dilakukan tanpa persetujuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menjadi landasan penting dalam menjaga stabilitas dunia.

"AS tidak lagi ingin menjadi penjamin tatanan dunia. Sudah saatnya kita semua mengambil tanggung jawab ini," katanya menegaskan dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Al Jazeera pada 9 Maret 2026.

Perubahan Drastis dalam Arsitektur Global

Robinson mengakui bahwa peran Amerika Serikat selama ini sangat dominan melalui kekuatan ekonomi, diplomasi, dan militernya. Namun, ia menegaskan bahwa dunia pada tahun 2026 telah mengalami perubahan signifikan dengan kebangkitan China, penguatan Uni Eropa, serta pertumbuhan pesat negara-negara berkembang.

Menurutnya, tanggung jawab global kini tidak bisa lagi bertumpu pada satu negara saja.

Usulan Pemindahan Markas Besar PBB

Dalam upaya simbolis sekaligus strategis, Robinson menyarankan agar markas besar PBB dipindahkan dari New York ke lokasi yang lebih netral atau mewakili negara-negara Global South.

"Mengapa badan dunia itu harus tetap berada di negara yang menarik diri dari begitu banyak bagiannya dan membangun alternatif?" jelasnya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |