Tangkapan layar
FAJAR.CO.ID - Sebuah unggahan viral di media sosial memicu perhatian luas setelah seorang istri pekerja proyek Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengeluhkan suaminya yang belum menerima gaji selama dua bulan meski telah bekerja jauh dari rumah di Manado.
Perempuan dengan akun @haiiiii_ci di platform Threads menyuarakan hak suaminya yang telah bekerja keras namun belum dibayar, sekaligus mempertanyakan respons pemerintah terhadap kondisi tersebut.
Curhat Istri Pekerja Proyek MBG yang Belum Digaji
"Saya cuma ingin meminta suami saya pulangkan dan gajih selama 2 bulan bekerja, saya istri bersuara untuk hak gaji suami saya," katanya dalam unggahan yang telah dilihat puluhan ribu kali.
Ia juga menambahkan, "Bapak mohon maaf dari awal 2 minggu pertama gajihan tidak ada respon untuk di gajih sampai saat ini bagaimana pemerintah menanggapinya????"
Dalam pesan yang dibagikan, perempuan tersebut menjelaskan bahwa suaminya bekerja di proyek MBG di Manado dan telah meninggalkan keluarga selama dua bulan tanpa mendapatkan gaji.
"Bayar proyek MBG suami saya sudah kerja jauh-jauh ke Manado 2 BULAN tidak di gajih!!!! Saya sebagai istri dirumah butuh makan, anak saya butuh beli susu kebutuhan rumah," bebernya.
Permohonan dan Kekhawatiran Menjelang Ramadan dan Lebaran
Kondisi semakin berat karena bulan Ramadan dan Lebaran sudah semakin dekat, yang membuat beban keluarga ini bertambah.
"Sekarang bulan puasa mau mendekati Lebaran gimana pikiran pemerintah ini," jelasnya.
Meski merasa berat, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena harus menyampaikan keluhan secara terbuka.
"Mohon maaf saya berbicara seperti ini karena saya istri yang bersuara untuk suami saya dan saya cuma minta hak gaji suami saya selama 2 bulan kerja," pungkasnya.

















































