Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Perhatian publik mendadak tertuju pada penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah untuk jasa event organizer (EO).
Data yang dihimpun fajar.co.id menunjukkan nilai pengadaan yang tidak kecil, bahkan menembus angka Rp113 miliar.
Rincian ini memicu perhatian karena melibatkan puluhan vendor dengan nilai kontrak yang bervariasi, dari ratusan juta hingga belasan miliar rupiah.
Total Anggaran Capai Rp113 Miliar
Tidak tanggung-tanggung, BGN merealisasikan anggaran sebesar Rp113 miliar untuk pengadaan jasa EO.
Pengeluaran tersebut tersebar dalam puluhan kontrak dengan berbagai perusahaan penyedia jasa.
Vendor dengan Nilai Kontrak Besar
Sejumlah perusahaan tercatat mendapatkan kontrak dengan nilai fantastis.
Di antaranya, Maria Utara Jaya dengan nilai kontrak Rp18.472.000.000, disusul Falah Eka Cahya sebesar Rp16.590.000.000.
Kemudian Pojok Celebes Mandiri memperoleh Rp15.416.365.703, serta Raja Idea Kreatif yang salah satu kontraknya mencapai Rp12.576.438.473.
Selain itu, Anugrah Duta Promosindo juga tercatat menerima kontrak hingga Rp11.072.879.037.
Perusahaan dengan Kontrak Berulang
Beberapa vendor diketahui menerima lebih dari satu paket pekerjaan.
Renjana Media Indonesia tercatat memperoleh beberapa kontrak, di antaranya Rp1.067.681.250, Rp1.012.933.708, Rp469.242.788, hingga Rp5.257.989.248.
Hal serupa juga terlihat pada Anugrah Wizardhi Convex yang mendapatkan kontrak Rp2.691.768.315, Rp1.515.437.823, dan Rp4.597.322.631.

















































