Barcelona kalah 0-2 saat menjamu Atletico Madrid di leg pertama perempatfinal Liga Champions (Foto: REUTERS/Nacho Doce)
FAJAR.CO.ID, MADRID – Barcelona dipastikan kembali memperpanjang puasa gelar di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Langkah klub asal Catalan tersebut harus terhenti di babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026 setelah disingkirkan oleh sesama wakil Spanyol, Atletico Madrid, dengan agregat tipis 3-2.
Hasil pahit di Stadion Metropolitano ini memastikan Barcelona sudah 11 tahun lamanya tidak mencicipi trofi "Si Kuping Besar".
Terakhir kali Blaugrana menjadi juara Liga Champions terjadi pada musim 2014/2015, saat masih diperkuat trio legendaris Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Sejak saat itu, performa Barcelona di kancah Eropa dinilai selalu mengalami kebuntuan.
Catatan minor ini membuat Barcelona semakin tertinggal jauh dari rival abadinya, Real Madrid.
Dalam kurun waktu yang sama, Los Blancos justru sukses mendominasi dengan memenangi Liga Champions sebanyak lima kali.
Hingga saat ini, Real Madrid masih menjadi raja Eropa dengan total 15 gelar, berbanding terbalik dengan Barcelona yang baru mengoleksi lima trofi sepanjang sejarah klub.
Tersingkirnya skuad asuhan Hansi Flick musim ini terasa sebagai sebuah anomali. Pasalnya, di kompetisi domestik La Liga, Barcelona tampil digdaya dengan dua kali mengalahkan Atletico Madrid.
Bahkan, saat ini Barcelona masih berada di jalur terdepan untuk merengkuh gelar juara La Liga 2025/2026.
Meski kembali gagal di Eropa, masa depan Barcelona diprediksi tetap cerah berkat komposisi skuad yang dihuni banyak talenta muda berbakat.
Nama-nama seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsi, hingga Gavi yang masih berusia belasan tahun telah menjadi pilar utama tim sekaligus andalan Timnas Spanyol.

















































